Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun

Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun

Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun – Semua penggemar balap motto GP saya rasa pasti tahu siapa itu Valentino Rossi, sebab pembalap asal Italia ini memang telah mendominasi podium terutama pada tahun 2001 – 2005 karena memang ia berhasil menjuarai Grand Prix World Championships secara berturut pada tahun tersebut.

Pencapaian Rossi memang sangatlah gemilang terlebih jika kita mengingat bahwa tahun 2000 adalah tahun debutnya pada kejuaraan 500cc World Championship, yang berarti ia hanya membutuhkan waktu 1 tahun saja untuk menjadi seorang juara dunia.

Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun

Selain menjadi juara secara 5 tahun berturut turut, ia juga menjadi juara pada tahun 2008 dan 2009 bersama Yamaha. Biarpun tak menjadi juara dunia namun kiprah rossi masih terbilang sangat baik hingga ia memutuskan untuk pindah ke tim Ducatti di tahun 2011.

Bersama ducatti performa rossi nampaknya mulai menunjukan penurunan yang cukup signifikan, karena dalam 2 tahun bersama tim tersebut ia hanya berhasil menduduki posisi ketujuh di tahun pertama dan pada tahun 2012 ia pun harus berpuas diri menduduki posisi ke enam setelah terpaut 187 poin dengan Jorge Lorenzo yang berhasil menjadi juara di tahun tersebut.

Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun

Biarpun ia mendapatkan hasil yang lebih baik setelah ia kembali ke yamaha di tahun 2013, namun selama 8 musim ini ia belum berhasil menjadi juara dunia kembali seperti pada tahun tahun sebelumnya.

Memang sih ia telah menduduki posisi runner up di tahun 2014, 2015 dan juga 2016 namun performa Rossi merosok jauh pada 3 tahun terakhir, dimana musim motogp 2018 adalah tahun pertama dimana dia tak berhasil memenangkan 1 balapan pun pada musim itu.

Perjalanannya di tahun 2019 pun tak jauh berbeda pada tahun sebelumnya, bahkan perolehan poin yang hanya sebesar 174 di akhir musimnya pun hanya bisa menghantarkannya pada posisi ke tujuh.

Performa terburuknya pun terjadi pada motogp world championship di tahun 2020. Pada musim ini pembalap berjulukan the doctor ini memang sempat melewatkan beberapa balapan karena terbukti positif terkena covid (corona virus diseases).

Selain tak mendapatkan mendapatkan poin saat terkena covid, ia memang masih tak berhasil menorehkan hasil yang cemerlang pada tahun 2020 ini. Hal ini membuat dia hanya bisa bertengger di posisi 15 dengan poin yang hanya sebesar 66 saja.

Isu Valentino Rossi Pensiun Mulai Berkembang Setelah Peforma Yang Semakin Turun

Hasil buruk ini juga membuat rossi tak mendapatkan kursi di tim Monster Energy Yamaha MotoGP dan harus pindah pada tim yamaha lainnya yaitu Petronas Yamaha SRT.

Di musim motogp 2021 Valentino Rossi menjadi pembalap paling senior diantara semua rooster yang bertanding karena ia telah berusia 42 tahun. Selain itu musim ini juga menandakan ia telah mengikuti 25 kompetisi saat ia mulai mendalami dunia balap ini pada tahun 1996.

Walau sempat terlihat menjanjikan ketika berhasil mendapatkan posisi keempat pada saat qualifikasi Motogp Qatar 2021, namun pada saat race terjadi the doctor malah cuma bisa melewati garis finish pada urutan ke 12.

Alasan ban belakang yang terkena kendala pun terlontar ketika ia di tanya tentang mengapa ia tak bisa mendapatkan hasil yang bagus pada balapan itu. Dan karena jawaban tersebut membuat banyak pihak yang menyarankan Valentino Rossi untuk mundur.

Salah satunya dari pihak tersebut adalah Marco Lucchinelli, seorang pembalap yang menjadi juara dunia motogp di tahun 1981. Menurutnya, rossi sudah bagaikan seorang macan yang telah kehilangan taring. Usia tua memang membuat the doctor selalu kalah bersaing dengan para pembalap muda.

Bahkan saat di wawancarai oleh surat kabar asal spanyol Marca, Marco Lucchinelli berkata “Dulu memang ia (Rossi) sudah seperti alien dari mars dan menjadi sosok jenius yang mempunyai cara balapan berbeda dengan yang lain. Namun sekarang ia sudah menjadi pembalap biasa¬† sehingga tak perlu memberi banyak alasan lagi” .

Marco pun menambahkan “Dia sama sekali belum pernah menang lagi balapan dalam lebih dari tiga tahun dan dia terakhir kali menjadi juara dunia di tahun 2009. Dulu dia selalu balapan untuk menang, namun sekarang sepertinya dia sudah susah payah namun tak berhasil mencapai itu,”.

Jadi apakah musim 2021 adalah kompetisi terakhir dari pembalap yamaha asal Italia ini? Nampaknya kita masih harus menunggu keputusan yang diambil pada akhir musim.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *