Baru Tayang 2 Episode, Joseon Exorcist Harus Dihentikan Sementara

Baru Tayang 2 Episode, Joseon Exorcist Harus Dihentikan Sementara

Baru Tayang 2 Episode, Joseon Exorcist Harus Dihentikan Sementara – Pada hari Senin 23 Maret 2021 film Joseon Exorcist yang banyak ditunggu tunggu oleh banyak orang korea serta para penggemar drama korea internasional mulai ditayangkan pada stasiun televisi SBS.

Namun sangat disayangkan baru tayang sebanyak 2 episode saja, film drama korea ini harus dihentikan sementara. Hal itu disebabkan banyak penonton yang merasakan bahwa film joseon exorcist ini terlalu banyak menggunakan properti berbudaya china .

Baru Tayang 2 Episode, Joseon Exorcist Harus Dihentikan Sementara

Penggunaan properti yang tak sesuai fakta ditakutkan oleh banyak pihak akan memberikan distorsi pandangan tentang sejarah dan budaya yang sebenarnya terjadi pada masa itu.

Film ini memang mengambil latar belakang zaman kerajaan joseon dan bercerita tentang raja Taejong (1367 – 1422) dengan 2 anaknya yang berupaya menumpas para roh jahat demi keselamatan dinasti Joseon. Sehingga walaupun sudah jelas jelas memiliki genre fantasi, tapi masih banyak sekali unsur sejarah yang tertanam didalamnya.

Baru Tayang 2 Episode, Joseon Exorcist Harus Dihentikan Sementara

Permintaan pemberhentian tayangan yang langsung direspon oleh pihak sbs disebabkan bukan hanya fans biasa saja yang menyerukan tak cocoknya beberapa adegan serta properti yang digunakan, tapi juga beberapa keluarga kerajaan.

Salah satunya adalah Asosiasi Keluarga Kerajaan Lee Jeonju dimana mereka memang berasal dari klan Lee Joseon yang sempat memerintah daratan korea ini selama kurang lebih 500 tahun.

Asosiasi keluarga kerajaan Lee Jeonju sangat menyayangkan film ini yang mengambil tokoh sejarah asli seperti Raja Taejong, pangeran Choongneyong serta pangeran Yangyeong namun memiliki memiliki narasi cerita yang bisa menyebabkan distorsi pada pandangan penonton terhadap sejarah yang sebenarnya terjadi.

“Kami meminta pembatalan sesegera mungkin drama ‘Joseon Exorcist’, yang bisa merubah padangan masyarakat akan sejarah dan budaya Korea dan menunjukkan sikap empatik yang berlebihan terhadap proyek sejarah timur laut China,”

Kata kata tersebut mereka sampaikan melalui surat resmi terhadap SBS selaku penayang drama joseon exorcist ini.  Dan karena arus protes yang sangat kencang ini akhirnya pihak penayang pun menyetujui untuk menghentikan sementara tayangnya drama korea terbaru ini.

Berikut adalah beberapa contoh kejanggalan yang diprotes banyak orang pada tayangan drama ini.

Di episode kesatu, Joseon Exorcist, Pangeran Chungnyung diperintahkan oleh Raja Sejong  untuk mengerjakan pengecekan ke perbatasan Dinasti Ming. Dan seperti diketahui, Era Joseon, dinasti Ming ini adalah yang memegang kendali daratan China pada masa itu.

Ada pun sebuah adegan yang kontroversi adalah adegan menampilkan makanan khas Tiongkok. Sehingga dianggap sebagai kampanye terselubung yang dilakukan pemerintah china ataupun pihak pihak lain yang berkepentingan.

Beberapa contoh makanan tersebut ialah kue bulan, telur pitan (biasa juga disebut nama black egg atau century egg ) serta  pangsit khas Tiongkok yang berada di atas meja makan. Di samping itu, terdapat pula botol bertuliskan huruf China (酒) yang berarti arak atau minuman keras.

Para tim produksi juga memilih tempat Kabupaten Uiju (perbatasan Dinasti Ming) untuk mencerminkan perjalanan jauh yang mesti ditempuh Pangeran Chungnyung.

Itu merupakan tempat rombongan pengusir setan dari Barat dapat beristirahat setelah mengerjakan perjalanan dari Dinasti Ming dan masuk ke Joseon.

“Karena berdampingan dengan Dinasti Ming, kami menyiapkan properti peraga dengan menggunakan khayalan kami seolah olah di sana memang sudah  sering dijadikan tempat lalu lintas orang China,” ungkap SBS yang berupaya untuk menjawab para penggemar tentang penggunaan properti budaya china pada drama ini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *