Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang- Dewan pengawas komisi pemberantas korupsi (KPK) telah memberhentikan secara tidak hormat dan mengungkapkan bahwa salah satu dari pegawainya yang berinisial IGAS telah mencuri dan menggadaikan emas.

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Seberat 1.900 gram karena beliau terbelit hutang yang cukup banyak akibat berbisnis tidak jelas, emas itu merupakan barang bukti rampasan dari terpidana kasus korupsi mantan pejabat.

Yaitu Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Yaya Purnomao. Setelah merampas emas itu langsung di gadaikan, dan KPK mengatakan tentang pelanggaran kode etik berat.

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Terjadi pada awal bulan januari 2020 dan telah terungkap sejak barang bukti di eksekusi, pada akhir juni 2020. IGAS merupakan salah satu anggota satuan petugas KPK yang memiliki pekerjaan pengelola barang bukti hasil rampasan korupsi.

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Namun kebetulan anggota satgas yang menyimpan dan mengelola barang bukti tersebut yang ada pada Direktorat Labuksi. Sehingga ia menuturkan kata bahwa IGAS mencuri emas karna lantaran terbelit hutang, ada juga sebagian emas tersebut sudah di gadaikan olehnya.

Barang yang sudah diambil dikategorikan sebagai tindak penggelapan dan pencurian. Pihak yang mencuri atau bersangkutan memang memerlukan dana besar untuk membayar semua hutang hutangnya.

Hutang tersebut cukup banyak akibat terlibat dalam suatu bisnis yang tidak jelas, Memang sebagaian emas yang sudah di gadaikan itu mencapai sembilan ratus juta rupiah. Namun pada bulan maret 2021 IGAS berhasil menebus barang bukti tersebut.

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Berbagai cara ia telah lakukan sampai menjual tanah warisan orang tua nya yang ada di daerah bali. Dan atas perbuatannya IGAS di jatuhi hukuman berupa pemberhentian secara yang tidak terhormat menyatakan pertimbangan majelis etik dalam menjatuhkan putusan.

Yakni dari perbuatan IGAS yang telah mencoreng citra KPK dan berpotensi merugikan keuangan negara Indonesia. Kasus tentang pencurian barang bukti juga telah dilaporkan ke Polres Jakarta Selatan untuk di proses secara hukum.

Yang bersangkutan pun telah di periksa oleh penyidik polres beserta beberapa saksi, jadi pihak tidak menghapuskan pidana, tetapi tetap berjalan. Sementara mengenai keputusan tentang pemberhentian secara tidak hormat telah menjadi pertimbangan.

Pegawai KPK Mencuri Emas Hampir 2kg Karena Terbelit Hutang

Dimana memang perbuatan IGAS telah mencoreng citra KPK di mata publik, ini juga menjadi suatu pelanggaran dari nilai nilai integritas yang diatur sebagai pedoman perilaku seluruh insan KPK.

Dan karena perbuatannya itu menimbulkan dampak yang sangat merugikan, berpotensi terjadinya kerugian keuangan negara, bukan hanya itu saja loh semenjak terjadinya kasus ini citra KPK sebagai orang yang memiliki integritas tinggi sudah ternodai oleh perbuatan yang bersangkutan.

Memang perbuatan itu pastinya sangatlah memalukan, nilai totalnya yaitu 1,9 kg emas batangan yang di taksir mencapai 1,5 miliar. Sedangkan harga emas 1 kg Rp 862 juta, dan per gramnya adalah mencapai 922 ribu. Jika total emas 1,9 kg mendekati jumlah 1 kg 500 gram dan empat keping 100 gram.

Harga jumlah nya Rp 86,4 juta dikalikan 4 dan totalnya mencapai 1,63 miliar. Memang pastinya sulit di bayangkan seorang pegawai KPK pun bisa mencuri bukti korupsi karena terbelit hutang.

Dimana gaji seorang pegawai KPK pun cukup besar tetapi masih saja kekurangan bahkan sampai terbelit hutang karena berbisnis yang tidak jelas, namun bagaimana orang bekerja sebagai buruh pabrik yang mendapatkan gaji kecil dan pas pasaan untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Mungkin karena ia tergiur jika berbisnis bisa mendapatkan keuntungan yang besar tetapi nyatannya malah merugikan dirinya sendiri. Jika kamu masih penasaran dengan berita selanjutnya, maka pantengin terus berita yang akan saya bagikan pada artikel artikel  yang selanjutnya. Terimakasih

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *